Meskipun masa pandemi Covid-19 belum usai, sangat kelihatan sekali bahwa semangat para Guru di SMP-SMA Kristen Baithani Tutur tidak pernah padam oleh karena keterbatasan tersebut. Hal ini terbukti pada hari Rabu, 11 November 2020, para guru berbondong – bondong mendatangi ruang lab.komputer.

Eits jangan salah, semua kegiatan ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat loh.. mulai dari cek suhu badan, cuci tangan, memakai masker dan juga menjaga jarak. Hal ini semua dilakukan oleh karena para guru ingin menyelesaikan tugas setiap setahun sekali yaitu mengerjakan Instrumen Evaluasi Pemetaan Mutu Pendidikan atau disingkat dengan PMP.

PMP tahun 2020 ini berbeda dengan PMP tahun 2019, yaitu adanya penambahan instrumen dalam segi pengetahuan tentang kegiatan pembelajaran terkait Covid-19 di sekolah. Mulai dari persiapan penanganan Covid-19, Pembelajaran di masa pandemi, dan juga sikap perilaku dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 tahun ini.

Hal kedua yang menjadi perubahan dalam PMP tahun 2020 ini adalah pembatasan pengguna dalam mengisi intrumen tersebut, kalau pada tahun 2019 kemarin pengguna PMP meliputi unsur siswa, komite sekolah, guru dan kepala sekolah. Berbeda dengan tahun ini, pengguna dalam mengisi intrumen hanya dibatasi oleh unsur guru dan kepala sekolah saja.

Kegiatan ini juga dapat menjadi bukti kepada masyarakat sekitar, bahwasanya hoaks yang beredar di media saat ini yaitu “guru menganggur/ tidak ada kegiatan akan tetapi dibayar” terpatahkan, karena memang di SMA Kristen Baithani Tutur, para guru tidak pernah mengenal lelah dalam berkegiatan, berinovasi baik dalam pengajaran, peningkatan prestasi dan juga kegiatan kependidikan lainnya.

Syukur kepada Tuhan Yesus, bilamana kembali pada tahun ini pengisian PMP oleh guru dan kepala sekolah di SMA Kristen Baithani Tutur yang dilaksanakan menggunakan komputer dapat berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, meskipun jumlah soal instrumen bisa dikatakan banyak.

Tetap semangat bapak dan ibu guru, dalam memajukan pendidikan. Semoga apa yang telah bapak ibu guru kerjakan boleh bermanfaat baik bagi diri sendiri, lembaga dan juga negara. Maju terus Baithani. Tuhan Yesus memberkati.